MY TOP 10 RATED GAMES

Seperti yang telah kita ketahui bahwa industri game merupakan salah satu bisnis yang sedang merangkak naik dan diyakini akan menyelip omset industri musik pada tahun 2008-2009. Berdasarkan prediksi dari CEO ( retailer CD terbesar di Ingrris) mengatakan bahwa penjualan game di sana akan melampaui penjualan musik dalam 12 bulan sampai 18 bulan ke depan. Produk yang ditawarkan industri ini sangat banyak yaitu console, hardware,software, sampai pada CD/DVD-nya. Jadi tidak diragukan lagi bahwa industri game memiliki prospek yang cerah karena tidak hanya sedikit menggunakan Sumber Daya Alam di dunia ini tetapi juga dapat mengembangkan potensi-potensi Sumber Daya Manusia yang ada melalui game itu sendiri dan konteks visual game.

Sekarang saya sebagai seorang gamer ingin sharing dengan anda khususnya para gamer dan teman-teman yang belum tahu sama sekali tentang game, melalui penilaian saya terhadap game-game yang saya mainkan pada waktu pertama kali saya bermain game sampai sekarang.
Saya sangat senang dengan game yang memacu kerja otak kita seperti game ber-genre RPG, strategy, dan game Online.

Berikut ini adalah 10 game yang menurut saya bagus baik dalam segi story, special effect, grafik, dan masih banyak lagi. 10 game tersebut dari yang nomor 10 yaitu:

Rank: 10
SUIKODEN III

Pengembang Konami
Penerbit Konami
Platform(s) PlayStation 2
Release date(s) JP 11 Juli 2002
NA 22 Oktober 2002
Genre(s) Role-playing game
Mode(s) Single player
Rating(s) ESRB: T (Teen)
Media 1 DVD-ROM
Input methods DualShock Controller

Suikoden III adalah game Suikoden ketiga yang telah terbit. Game ini memiliki ikatan story yang sangat lengkap dari serial pertama sampai yang kelima, sehingga banyak karakter yang muncul lebih dari satu serial Suikoden. Keunikan game ini dari semua RPG lainnya adalah kita dapat memainkan 4 bahkan 5 karakter utama dalam alur waktu yang sama tetapi pada tempat yang berbeda.

Game Suikoden memiliki sangat banyak character yaitu karajter yang ada didalam Tablet of Stars, yang berisi 108 karakter, dan beberapa karakter yang tidak masuk dalam kategori Stars of Destiny. Stars of Destiny sendiri adalah karakter-karakter yang termasuk dalam kuota karakter yang harus kita rekrut baik secara otomatis langsung bergabung sesuai dengan alur game maupun karakter-karakter yang harus kita dapatkan dengan usaha kita sendiri. Jadi dalam permainan ini kita dapat menamatkan game ini meskipun kita tidak melengkapi 108 karakter, tetapi jangan harap kita bisa mendapatkan Secret-secret yang ada pada masing-masing serial Suikoden. Contohnya dalam seri Suikoden III kita bisa mendapatkan Scene tambahan jika kita melengkapi 108 karakter yang ada di game ini. Dalam scene itu kita dapat memainkan Luc, yang juga salah satu dari 108 Stars of Destiny, yang diketahui dalam game ini Luc adalah karakter antagonis.

Cerita Suikoden III dimulai dari Fire Bringer War antara negara Grassland dan Harmonia yaitu dimana sekelompok pasukan liberasi dari berbagai penjuru Grassland yang diketuai oleh Flame Champion; pemilik kekuatan True Fire Rune dengan kedua sahabatnya Geddoe; pemilik True Lightning Rune sekaligus Komandan Unit ke-12 pertahanan Perbatasan benteng Selatan negara Harmonia, dan Wyatt Lightfellow; pemilik True Water Rune sekaligus komandan dari Knights of Zexen. Ketiga orang ini mempimpin seluruh pasukannya dan berhasil mengusir penjajah dari Harmonia dari Grassland. Pada akhirnya Flame Champion dan Wyatt Lightfellow pergi tanpa meninggalkan jejak, sedangkan Geddoe kembali menjalankan tugasnya sebagai komandan unit pertahananan Benteng Perbatasan Selatan harmonia.

Cerita berlanjut kepada seorang pemuda dari Klan Karaya bernama Hugo, ibunya adalah seorang ketua Klan Karaya bernama Lucia. Hugo selalu ditemani oleh kedua penasehat sekaligus sahabatnya yaitu Lulu, Sergeant Joe dan hewan kesayangannya, Fubar. Pada storylinenya dia berjuang untuk kebebasan Klan Karaya dari pemberontakan Bishop Luc dan komplotannya yang menjadi kambing hitam peperangan sipil di Grassland. Cerita pada waktu yang sama berada pada Chris Lightfellow, anak dari Wyatt Lightfellow yang pergi meninggalkan jejak. Commander Chris Lightfellow dalam menjalankan tugasnya selalu ditemani oleh penjaganya yang setia, Louis. Sedangkan pada waktu yang sama Commander Geddoe juga mulai bergerak, dan dimulailah kisah petualangan ketiga karakter ini dimana nantinya akan terjadi Second Fire Bringer War.

Rank: 9
Final Fantasy VIII

Pengembang Square
Penerbit PlayStation
JPN Square
NA Square Electronic Arts
PAL SCE Europe
Windows (PC)
NA Eidos Interactive
EU Eidos Interactive
JPN Square
Perancang Hironobu Sakaguchi (executive producer)
Shinji Hashimoto (game producer)
Yoshinori Kitase (game director)
Yoshitaka Amano (image illustrator, title logo designer)
Tetsuya Nomura (character designer)
Kazushige Nojima (scenario writer)
Nobuo Uematsu (composer)
Yusuke Naora (art director)
Seri Final Fantasy
Platform(s) PlayStation, Microsoft Windows
Release date(s) PlayStation
JPN February 11 1999
NA September 7 1999[1]
EU October 27 1999
AUS October 29 1999
Windows (PC)
NA January 25 2000
EU February 18 2000
JPN March 23 2000
Genre(s) Console role-playing game
Mode(s) Single player
Rating(s) aDeSe: +13
CERO: B (12+)
ELSPA: 11+
ESRB: T (Teen)
OFLC (AU): M15+
SELL: 12
USK: 12+

Final Fantasy VIII merupakan judul kedelapan dalam seri utama permainan Final Fantasy dan judul kedua yang dirilis untuk PlayStation dan Windows. Cerita terfokus pada sekelompok murid akademi militer Balamb Garden yang terjebak dalam suatu konflik internasional yang dirancang oleh seorang penyihir bernama Edea, dan mereka berusaha menghentikan perang tersebut.

Final Fantasy VIII mengalami banyak perubahan dibandingkan seri sebelumnya. Game ini merupakan game pertama dalam seri Final Fantasy yang memiliki karakter dengan ukuran tubuh proposional, lagu tema (theme song) yang disisipi oleh suara penyanyi asli, dan salah satu game yang lebih mengutamakan unsur cerita ketimbang perkembangan karakter di dalam game.Dan tidak mempunyai sistem Magic Poin.

Seperti yang terdapat pada game Final Fantasy VII, Final Fantasy VIII terdiri dari tiga mode utama permainan; peta dunia (world map), peta lapangan (field map), dan layar pertempuran (battle screen). Peta dunia berbentuk model 3D dimana pemain dapat mengarahkan karakter dengan bebas. Perjalanan karakter dalam peta dunia dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya berjalan kaki, dengan mobil, chocobo, kereta, atau kapal terbang (airship). Pada mode peta lapangan, pemain menjalankan karakter model 3D dengan latar belakang lingkungan 2D.

Ada enam karakter yang dapat dimainkan pada Final Fantasy VIII adalah Squall Leonhart, seorang penyendiri yang fokus pada tugasnya; Rinoa Heartilly, seorang wanita muda yang mengikuti hatinya di segala situasi; Quistis Trepe, seorang instruktur yang serius, dan berkelakuan sabar; Zell Dincht, seorang pendekar bela diri dengan gairahnya pada seni bela diri dan hot dog; Selphie Tilmitt, seorang gadis yang bersemangat yang mencintai kereta dan menjadi pilot pesawat Ragnarok; dan Irvine Kinneas, seorang pria bertopeng.[6]. Karakter pendukung yang bisa dimainkan termasuk Laguna Loire, Kiros Seagill dan Ward Zabac, yang muncul pada adegan “flashback”(masa lalu), dan karakter antagonis Seifer Almasy, serta Edea Kramer.

Menurut saya game ini merupakan salah satu game terbaik yang pernah ada karena dalam alur ceritanya kita yang dimana memainkan Squall Leonheart sebagai karakter utama sekaligus memainkan Laguna Loire dalam flashback 17 tahun sebelumnya. Bergabungnya karakter-karakter di serial game RPG ini pun memiliki alasan yang sangat kuat dalam misi menyelamatkan dunia karena mayoritas dari mereka merupakan murid akademi Balamb Garden pasukan SEED, berbeda dengan game RPG lain yang kebanyakan juga menggabungkan karakter yang tidak jelas alasannya kenapa dia bergabung dengan main character dalam menyelamatkan dunia.

Disamping keunikan game ini, tentunya terdapat kelemahan yang ada.
Misalnya, dalam game-game RPG biasanya upgrade senjata dapat kita beli di Weapon Store atau di Fusion Store. Tetapi di game ini kita hanya bisa mengupgrade senjata kita dengan mengumpulkan sejenis item yang dibutuhkan dalam mengupgrade senjata tersebut, tentu saja dengan sejumlah Gil ( mata uang dalam FF ). Tidak semua item dapat mudah didapatkan, bahkan ada sejumlah item yang hanya bisa didapatkan jika kita mengalahkan monster-monster kuat seperti Behemoth, Dragon Type, dan masih banyak lagi. Kita tidak bisa membuat tipe senjata baru jika kita belum menemukan key item sejenis “Weapon Magazine”, key item ini berfungsi untuk memberi kita informasi jenis senjata baru dan item-item yang harus kita dapatkan. Disamping dalam sedikit sulitnya dalam mengupgrade senjata, disini kita juga tidak bisa membeli armor atau aksesoris, kita hanya bisa mengupgrade status kita dengan banyaknya value magic yang telah kita daptkan dan kita masukkan kedalam junction.

Final Fantasy VIII dimulai ketika Squall sedang berduel dengan Seifer pada sesi latihan di luar akademi militer bernama “Garden”. Dua kadet saling melukai wajah musuhnya dan kembali ke Garden untuk perawatan.[17] Sementara itu prajurit dari region Galbadia menyerang Dollet, memaksa Dollet untuk merekrut murid Balam Garden yaitu “SeeD”-pasukan pembunuh bayaran elit dari Garden – untuk membantu. Seed menggunakan misi tersebut sebagai ujian lapangan untuk menentukan kelulusan kadet,[18] dan dengan bantuan dari instruktornya, Quistis, Squall bergabung ujian pasukan SeeD bersama Zell dan Seifer. Di Dollet, Seifer meninggalkan timnya pada separuh perjalanan melewati misi, membuat Selphie menemani Squall dan Zell untuk beberapa waktu. Setelah misi, Seed menahan gerakan Galbadia; Squall, Zell, dan Selphie lulus menjadi status SeeD; dan Seifer di skors karena aksinya yang melawan perintah.[19]

Itulah cuplikan dari alur cerita FF8, yang nantinya akan berlanjut dengan peperangan antara balamb dan Galbadia, pendiri Balamb garden yang sebenarnya, Esthar “negara yang terisolasi”, sampai pada konflik Sorcerer Adel presiden negara Esthar dan konflik Sorcerer Ultimecia yang berasal dari masa depan dimana ia mencoba untuk menggabungkan waktu menjadi satu antara masa lalu dan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: